Beauty Tips 

Merawat Wajah dengan Bedak Dingin


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Merawat Wajah dengan Bedak Dingin Femina
Budaya mengoleskan bedak dingin ke wajah sudah tidak asing di masyarakat kita. Dari Minangkabau hingga Maluku, resep bedak dingin sudah diperkenalkan turun-temurun, dari nenek moyang ke anak cucu. Selain menghaluskan kulit akibat sengatan matahari, bedak dingin juga dapat melembapkan kulit yang kering karena air laut.

Kemungkinan besar, kebiasaan menggunakan bedak dingin ditularkan oleh para pedagang dari Gujarat. Wanita India banyak menggunakan bubuk tepung gandum dan air mawar untuk merawat wajah sejak memasuki akil balik. Resep ini juga dijadikan ritual untuk mempercantik calon mempelai wanita golongan kasta tertentu sebelum hari pernikahan. Bisa dibilang, bedak dingin adalah sejenis masker primitif.

Cara membuat bedak dingin sangat simpel. Tepung beras ditumbuk dengan sedikit air mawar, lalu dipadatkan jadi bulatan kecil .Sebelum diaplikasikan pada wajah yang bersih, bulatan bedak ini dilumatkan dengan sedikit air mawar.

Di kepulauan Nusantara, ritual ini mengalami perkembangan. Nenek moyang kita memasukkan campuran bengkuang ke dalamnya yang bertujuan membuat rona wajah lebih cerah.

Kini, bedak dingin banyak tersedia di pasaran. Tapi, bedak dingin tersebut dibuat dengan teknologi maju dan kandungan nutrisi di dalamnya juga berbeda. Selain mencerahkan, bedak dingin juga menghaluskan kulit wajah dan mengurangi noda atau vlek di wajah. Saat terbaik memakai bedak dingin adalah malam hari sebelum tidur. (f)






 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
31 Oct 2014 - imass
bu susi salut atas kerja kerasnya tapi perbaiki attitudenya ya bu
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO