Kaki memiliki seperempat juta kelenjar keringat, karenanya mudah sekali berkeringat. Bau kaki terjadi akibat kombinasi keringat kaki, sepatu tertutup yang kurang memiliki sirkulasi udara, serta bakteri actinomycetes. Don’ts:
- Menggunakan sepatu yang sama terus-menerus. Ganti sepatu tiap dua hari sekali untuk membantu pergantian sirkulasi udara di dalam sepatu.
- Menggunakan kaus kaki berbahan nilon. Pilih kaus kaki berbahan katun atau wol yang dapat menyerap keringat.
- Rendam kaki dalam air hangat yang sudah dicampur dengan sabun antibakteri. Pilih larutan yang mengandung mint untuk memberi aroma segar.
- Angin-anginkan sepatu setelah digunakan, simpan di rak terbuka. Jika perlu, gunakan silica gel khusus untuk menyerap udara lembap pada bagian dalam sepatu.
- Semprotkan spray khusus kaki untuk membantu menyegarkan dan mengurangi aroma kurang sedap. (f)


