Beauty Tips 

Cara Menghilangkan Bau Kaki


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Cara Menghilangkan Bau Kaki Femina
Tanpa disadari, kaki adalah bagian tubuh yang sering kita ‘siksa’. Tiap hari kita menggunakan kaki ke sana kemari, berlari, menaiki tangga, menapaki aspal yang panas lalu masuk ke ruangan yang dingin, dan lain sebagainya. Tak heran bila banyak sekali muncul masalah seputar kaki. Salah satunya adalah bau kaki tak sedap.

Bau pada kaki berawal dari keringat (tak berbau) yang bercampur dengan bakteri, sehingga timbul bau tak sedap. Bakteri actinomycetes timbul akibat pemakaian sepatu dengan bahan yang menghambat pertukaran udara. Biasanya bahan plastik atau bahan sintetis, karena keduanya tidak dapat menyerap keringat dengan baik, sehingga kaki akan basah dan lembap.

Solusi
  • Saat mandi, bersihkan seluruh bagian kaki hingga ke sela-sela jari.
  • Jangan biarkan kaki terlalu lama lembap di dalam sepatu. Setiap beberapa jam, buka sepatu, lalu semprotkan spray khusus kaki atau bedak antibau khusus kaki. Sebaiknya hal ini juga dilakukan ketika akan menggunakan kaus kaki atau sepatu pertama kali.
Tip
  • Gunakan sepatu dari bahan alami dan kulit asli agar kaki dapat bernapas.
  • Jangan menggunakan kaus kaki lebih dari 24 jam. Ganti yang baru. Pilih yang berbahan katun atau wol agar keringat terserap dengan baik.
  • Sampai di rumah, segera rendam kaki di dalam air suam-suam kuku yang sudah diberi garam mandi atau garam untuk merendam kaki sekitar 2 menit. Keringkan dengan lap, lalu oleskan lotion antibau tak sedap khusus untuk kaki.
  • Untuk sementara, gunakan sandal atau sepatu terbuka. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
04 Jul 2015 - LisaYustika
Rasanya sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama kaum perempuan untuk melakukan tindakan ketika melihat aksi kekerasan terhadap anak. Minimal menegur si pelaku. Namun, yang kadang membuat sebagian kita ragu untuk melakukannya adalah, dampak yang a ...
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...
22 Jun 2015 - diankh
Pernah sore hari ketika saya sedang berjalan-jalan di sebuah mall melihat seorang anak menangis dan ditampar berkali-kali oleh Ibunya sehingga menjadi tontonan beberapa pengunjung.Melihat kejadian tersebut saya segera menarik tangan Ibu tersebut dan  ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO