Beauty Tips 

Cara Mencegah Kerutan di Usia Dini


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Cara Mencegah Kerutan di Usia Dini Femina
Kerutan halus –apalagi keriput– memang bisa menjadi momok bagi sebagian wanita karena berhubungan dengan masalah penuaan kulit. Itulah sebabnya, banyak produsen kecantikan meluncurkan berbagai produk berlabel anti-wrinkle yang pada dasarnya berfungsi meningkatkan struktur serta kondisi kelembapan dan kekenyalan kulit agar terhindar dari masalah kerutan, dan bukan menghilangkan kerutan.

Mengapa demikian? Karena, kerutan pada kulit muncul sebagai akibat dari berkurangnya kadar kolagen pada kulit yang menjadi agen penting dalam mempertahankan kelembapan dan kekenyalan kulit. Dan, untuk meningkatkan kadar kolagen tersebut tidak cukup hanya dengan memakai produk topikal semata. Dibutuhkan lebih dari sekadar ‘kandungan kolagen’ dari produk perawatan kulit untuk membantu merangsang produksi kolagen alami kulit.

Selain dengan prosedur perawatan kulit yang canggih –di antaranya adalah carbon dioxide (CO2) dan erbium (YAG) laser– bisa juga dengan memakai produk perawatan kulit yang mengandung retinova, renova atau retin-A, yaitu derivatif vitamin A yang baik untuk memperbaiki struktur kulit sekaligus menyamarkan kerutan halus pada kulit. Bahkan, kandungan tersebut di atas diyakini bisa membantu menyamarkan vlek hitam, meratakan warna kulit, dan menghaluskan kulit. Meski demikian, pemakaian produk dengan kandungan tersebut di atas wajib dilakukan di bawah pengawasan dermatolog karena berefek samping kulit menjadi sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari. (f)

Baca juga:
Atasi Kerut Seputar Mata




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO