Beauty News 

Rahasia Wajah Segar di Usia 20an


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Rahasia Wajah Segar di Usia 20an Femina
Menjelang usia 20an akhir, kinerja metabolisme kulit mulai menurun. Belum lagi ditambah oleh stres dan gaya hidup yang kurang sehat. Semua memicu tanda-tanda penuaan dini makin jelas terlihat.

Ingin tahu rahasia wanita usia 20an akhir yang wajahnya tetap segar? Semua berawal dari ritual perawatan harian yang tepat dan dimulai sejak dini secara kontinyu, niscaya Anda tak perlu membayar jutaan rupiah untuk lifting facial atau botox demi menghilangkan kerut atau garis senyum suatu saat kelak.

Namun, perlu diingat bertambahnya usia, secara alami produksi kolagen akan menurun. Akibatnya regenerasi kulit terhambat.

Brian Potterf PhD, global clinical leader and skin pigmentation expert Pond's Institute, menjelaskan, "Produk yang cocok saat usia belasan hingga 20an awal tak lagi sesuai untuk rentang usia ini. Diperlukan kandungan zat aktif tambahan guna melawan penuaan dini. Sebaiknya dilakukan pencegahan sejak dini."

Sebuah riset terkini di Belanda yang dilakukan oleh Pond’s Institute, menemukan intelligent pro cell complex™, yang merupakan teknologi revolusioner dalam perawatan penuaan dini. Di dalamnya terdiri dari kombinasi 6 zat aktif yang disebut youth enhancing bio actives. Berkhasiat menutrisi sekaligus meningkatkan kinerja sel hingga 3x lebih efektif, sehingga regenerasi kulit pun dapat berjalan dengan lancar.

Hasilnya, sel kulit yang tumbuh baru pun terjaga kualitasnya, hasilnya kulit senantiasa kencang, kenyal, bahkan mulus dan cerah. Dan bila digunakan secara rutin selama 7 hari, hasilnya akan mulai terlihat nyata. (f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO