Beauty News 

Cara Mengatasi Kantong Mata


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Cara Mengatasi Kantong Mata Femina
Satu hal yang penting diketahui adalah bahwa kulit di area mata memiliki lapisan yang sangat tipis dibanding dengan kulit pada area lain di wajah, namun memiliki struktur yang lebih kompleks. Hal inilah yang membuat kulit di area mata menjadi lebih mudah membengkak (eye’s bag).

Tipisnya lapisan kulit di area ini membuat pembuluh darah yang ada di bawah kulit menjadi lebih mudah terlihat. Sehingga ketika ada ‘faktor X’ seperti kurang tidur, merokok, menderita penyakit tertentu, juga masalah genetik muncul, maka pembuluh darah yang melebar menjadi terlihat pada permukaan kulit. Menghasilkan lapisan kulit yang warnanya lebih gelap di sekitar –terutama di bawah– mata. Selain itu, tipisnya lapisan kulit di area mata menjadikan struktur kulit yang kekurangan kolagen jadi lebih mudah terlihat. Akibatnya, kerutan halus –terutama di sudut luar mata yang populer disebut crow’s feel atau jejak kaki burung gagak– mudah muncul.

Untuk mengatasinya sebenarnya mudah saja. Gunakan krim mata sejak dini. Pilih krim mata yang kaya akan pelembap untuk mempertahankan kekenyalan dan kelembapan kulit, juga mengandung antioksidan. Membersihkan kulit di area mata dengan pembersih formulasi khusus yang ringan --namun efektif mengangkat sisa kosmetik-- dan memakai masker mata juga bisa membantu meningkatkan kondisi kulit seputar mata. Biasakan juga untuk melakukan pemijatan khusus area mata (facial & eye acupressure) untuk membantu merangsang sirkulasi  darah di daerah tersebut, untuk meningkatkan kerja jaringan limpa sehingga terhindar dari masalah kantong mata dan lingkaran hitam. (f)

Baca juga:
Mata Kurang Segar? Ini Penyebabnya!





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO