BizNews
P&G CEO Challenge, Program Untuk Membentuk Calon Pemimpin

1 Nov 2018


Foto: Dok. P&G Indonesia
 
Untuk ke-12 kalinya, Procter & Gambler (P&G) kembali menggelar program P&G CEO Challenge. P&G yang merupakan perusahaan penyedia kebutuhan rumah tangga dan brand perawatan diri, menggagas dan menggelar program tersebut bertujuan untuk mencari  calon-calon pemimpin masa depan Indonesia khususnya untuk menjadi pemimpin di berbagai perusahaan.

LV Vaidyanathan, Presiden Direktur P&G Indonesia mengatakan, pengembangan kepemimpinan dan sumber daya manusia (SDM) adalah bagian dari strategi bisnis utama.

“Sumber daya manusia dengan kualitas terbaik menjadi asal dari kekuatan kami, itulah sebabnya kami melatih dan memilih mahasiswa terbaik dan berbakat dari sejumlah universitas terkemuka di Indonesia. Membentuk mereka dalm program andalan kami, P&G CEO Challenge,” katanya, dalam acara jumpa pers P&G CEO Challenge di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dedie Manahera, Country Human Relations Leader P&G Indonesia dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa, program ini sebenarnya inisiasi P&G Indonesia, kemudian diadopsi oleh P&G global karena dirasa sangat bermanfaat untuk menemukan individu yang berkualitas.

Program P&G CEO Challenge tahun ini diikuti sebanyak lebih dari 600 mahasiswa berbakat dari universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung. Kemudian dipilih 24 peserta terbaik, dan dipilih lagi hingga muncul tiga orang sebagai pemenang tingkat nasional.

Nantinya, pemenang P&G CEO Challenge Indonesia tahun ini, yaitu Frengki C (Universitas Indonesia), Renata Anastasia (Institut Teknologi Bandung) dan Mohamad Sofwan Rizky (Universitas Indonesia), berkesempatan untuk mengikuti kompetisi tingkat Asia Pasifik yang akan di selenggarakan di Singapura. Jika mereka menujukan prestasi dan berhasil di tingkat Asia Pasifik mereka dapat mengikuti kompetisi tingkat dunia di Dubai.

Selama 3 hari penuh, program CEO Challenge membekali para peserta dengan Model Pengembangan Kepemimpinan P&G 70-20-10 dengan pembagian 70 persen para mahasiswa mengikuti praktik nyata melalui penerapan studi kasus yang akan menantang kemampuan mereka akan kepemimpinan, 20 persen mentoring seperti sharing dengan karyawan P&G dan 10 persen classroom.

“Melalui model ini peserta diharapkan dapat memperluas keterampilan dan pengetahuan mereka tentang kepemimpinan dan pengembangan strategi melalui bimbingan secara personal, serta bimbingan bersama para mentor dan pemimpin P&G dari Manager Level ke C-Level dan pelatihan formal,” kata Dedie.

Program ini memang tidak mengikat, namun 24 peserta terpilih, memiliki kemungkinan lebih besar untuk diterima magang atau karyawan P&G. Sebab dalam seleksi program P&G CEO Challenge mereka sudah memenuhi syarat sekitar 80 persen.

Sementara itu, Atika Nisrina Dewi, Assistant Brand Manager P&G Indonesia yang sebelumnya merupakan pemenang P&G CEO Challenge 2016 mengatakan bahwa program tersebut membuka kesempatan besar baginya dan peserta lain untuk dapat belajar banyak hal baru, dan terjun langsung ke situasi studi kasus bisnis nyata di dunia kerja.

“Kami mempelajari bagaimana flow of work sebuah kampanye brand besar P&G agar bisa sesuai target dan menciptakan impresi terbaik di hati konsumen," ungkap Atika.

Atika menambahkan bahwa program ini sangat tepat dan bermanfaat bagi teman-teman generasi muda Indonesia untuk mengasah kemampuan bisnis dan networking, serta membangun potensi kepemimpinan untuk dapat menjadi calon CEO masa depan. (f)

Baca Juga:

Kunci Sukses Jadi Entrepreneur Para Introvert Seperti Mark Zuckerberg dan Elon Musk

Wanita Karier Dan Stereotipe Gender Di Mata Psikolog Kristi Poerwandari

3 Tanda Bahwa Anda Tidak Berjiwa Entrepreneur



 

Desiyusman Mendrofa


Topic

#p&g

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.