Tips
5 Fakta Produk Berfomula Susu untuk Kecantikan

23 Apr 2017


Foto: 123RF
 
Kini, produk perawatan kulit dari bahan alami tetap diminati karena dipercaya memberi manfaat tanpa ‘menggerus’ struktur asli kulit. Salah satu bahan alami yang sering digunakan dalam formula produk kecantikan adalah susu. Mulai dari susu sapi, susu kambing, hingga susu kacang. Yang perlu diperhatikan, ternyata tidak semua jenis kulit cocok menggunakan produk berformula susu. Simak perbincangan femina dengan dr. Radityo Anugrah SpKK berikut.

1/ Sahabat Karib bagi Kulit Sensitif
“Kosmetik berbahan dasar susu kaya akan vitamin larut lemak, seperti vitamin A dan E yang membuat penetrasi vitamin dapat lebih cepat terserap dengan lebih baik oleh kulit. Susu juga memiliki kandungan asam alfa hidroksi (AHA) yang baik untuk eksfoliasi dan melembapkan kulit, sehingga membuat kulit  lebih glowing dan lembut,“ jelas dr. Radit.

Selain itu, kalsium yang terkandung dalam susu berperan sebagai soothing agent, untuk menenangkan ruam ataupun iritasi pada epidermis kulit. Sementara asam laktat yang dikandungnya merupakan komposisi yang baik untuk melembutkan kulit, sehingga cocok untuk kulit kering dan sensitif.

Sebagian orang di Indonesia mengasumsikan kulit sensitif sebagai acne-prone. Sementara di bidang medis, kulit sensitif adalah kulit yang mudah teriritasi atau timbul alergi yang menyebabkan penyakit kulit golongan eksem, termasuk dermatitis kontak maupun atopik. – dr. Radityo Anugrah, SpKK
 
2/ Apakah ada perbedaan khasiat antara susu hewani dengan nabati?
Tidak ada perbedaan khasiat antara susu sapi, kambing, unta, ataupun susu almond. Perbedaannya hanya terdapat pada persentase vitamin larut lemak, fosfolipid, serta pH. Jika menyangkut hasil yang didapat, tergantung dari bahan lain yang dicampurkan ke dalam susu. Tiap bahan akan  memberikan hasil yang berbeda.

3/ Amankah digunakan?
Indonesia memiliki iklim tropis dengan tingkat kelembapan tinggi. Kosmetik berbahan dasar susu menjadi terlalu lengket dan berminyak ketika dikenakan. Untuk mereka yang bekerja di ruang ber-AC dan memiliki kulit  cenderung kering, skincare berbahan dasar susu dapat menjadi pilihan yang baik. Namun, penggunaan pada kulit wajah dapat memicu jerawat karena sifatnya yang komedogenik karena teksturnya yang berlemak dibandingkan bahan dasar yang lain. Karena itu, produk berbahan dasar susu lebih disarankan untuk kulit kering, termasuk penggunaan masker yang hanya sekali pakai.

4/ Produk susu vs Stigma Jerawat?
Dairy product dari protein hewani yang dikonsumsi memang terbukti secara ilmiah memicu timbulnya jerawat. Bukan karena lemaknya, tapi beberapa penelitian menghubungkannya dengan hormon yang terkandung dalam susu, indeks glikemik, dan laktosa. Jerawat yang timbul karena produk berbahan dasar susu umumnya komedogenik akibat teksturnya yang sangat creamy dan berminyak.

Walaupun kasus alergi susu sangat jarang ditemukan pada orang dewasa, terkadang iritasi kulit juga sering muncul akibat penggunaan skincare topikal. Namun, iritasi yang muncul pada kulit jarang sekali disebabkan oleh susu, tetapi andil dari bahan-bahan tambahan yang bersifat iritatif dan larut dalam lemak.
Pada beberapa kasus tertentu yang menyerang pencernaan, banyak wanita yang menghindari rupa-rupa produk yang berbahan dasar susu dengan alasan dairy-diet. Pada produk kecantikan, karena penggunaannya dioleskan pada kulit, wanita dengan riwayat alergi susu ataupun lactose-intolerant dapat tetap aman menggunakan skincare berbahan dasar susu.

Fyi, penderita lactose-intolerant tetap aman menggunakan produk perawatan kulit berbahan dasar susu, karena penggunaan secara topikal pada kulit tidak memengaruhi kinerja sistem pencernaan tubuh.

5/ Mandi susu ala Cleopatra, pentingkah?
Mandi susu dinilai aman untuk tubuh, tapi manfaatnya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Manfaat berendam dalam susu lebih   pada hasil relaksasinya. Untuk mendapatkan khasiat maksimal dari produk perawatan tubuh yang berbahan dasar susu, rekomendasi terbaik adalah pelembap karena vitamin yang terkandung dalam susu akan diserap lebih baik oleh tubuh. (f)

Baca juga:
7 Tanda Kulit Sensitif
5 Manfaat Susu
4 Musuh Kulit yang Merusak Penampilan


 


Topic

#kulit

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?