Mengajar baca-tulis dan berhitung bagi anak-anak Suku Anak Dalam di Hutan Bukit Duabelas, Jambi, adalah perjuangan sehari-hari Butet Manurung (Prisia Nasution). Tekadnya membimbing Orang Rimba agar melek aksara pun diuji, saat ia berupaya menjangkau wilayah Makekal Hilir dan meyakinkan warga setempat bahwa pendidikan bukanlah kutukan. Meski sempat dihadang berbagai penolakan dan tentangan, Butet terus melangkah demi memberdayakan komunitas marginal yang terjajah di tanah mereka sendiri.Diangkat dari buku catatan harian Butet Manurung yang berjudul sama, Sokola Rimba dengan apik meramu pengalaman hidup di alam liar, kearifan lokal Orang Rimba, sekaligus pesan-pesan pelestarian hutan sebagai sumber kehidupan manusia. (f)


