Penyanyi dan pencipta lagu legendaris asal Inggris, David Bowie meninggal setelah berjuang selama 18 bulan dengan kanker yang dideritanya. Sepanjang kariernya, Bowie telah merilis 26 album, dan album teranyarnya yang bertajuk ‘Blackstar’ baru saja dirilis pada 8 Januari lalu, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-69. Dalam akun instagram istrinya, model berdarah Somalia-Amerika, Iman Abdulmajid, yang dinikahinya tahun 1992, ia menulis kesedihannya dengan mengatakan, “Kadangkala kamu tidak akan pernah menyadari tentang betapa berharganya sebuah momen, sampai momen itu berlalu menjadi kenangan.”
Keduanya punya anak bernama Alexandria "Lexi" Zahra Jones (15). Bowie dan Iman tinggal antara New York dan London. Dari mantan istrinya, Anggie, Bowie juga punya anak bernama Duncan (44).
Pria yang pernah menjadi simbol musik rock dan pop di tahun 1980-an ini punya kenangan dengan Indonesia. Ia dan Iman pernah berkunjung ke Surakarta di tahun 1991. Tepatnya, saat peringatan Malam Satu Suro di Puri Mangkunegaran.

Rumah peristirahatannya di Mustique, kepulauan Karibia, adalah rumah berarsitektur Jawa dan Bali. Mulai dari bentuk atapnya serupa joglo, dinding-dinding kayu dengan detail ukiran, hingga perabotan di dalamnya yang serba kayu, rotan, dan bambu.
Bowie juga tercatat punya dua lagu yang berlirik bahasa Indonesia. Pertama berjudul "Amlapura" (1991) yang diambil dari album kelompok Tin Machine. Bowie terinspirasi menciptakan lagu tersebut setelah berlibur di Amlapura, Karangasem, Bali.
Lagu lainnya adalah “Don't Let Me Down & Down” dari album Black Tie White Noise (1993). Lagu yang diterjemahkan menjadi 'Jangan Susahkan Hatiku' ini, sebagian dinyanyikan dalam lirik berbahasa Indonesia. (f)


