Food Trend
Salad, Tak Hanya Sebagai Pembuka

14 Mar 2014


Komposisi salad yang dominan sayuran atau buah kadang dianggap sebagai makanan ringan. Padahal selain sebagai appetizer, salad bisa juga dihidangkan sebagai menu utama atau hidangan penutup. Salad sebagai appetizer atau pembuka memang paling sering diminati. Contohnya adalah green salad dan vegetable salad. Green salad hanya terdiri dari sayuran berdaun hijau seperti  aneka jenis lettuce (romaine lettuce, iceberg lettuce, butter lettuce, leaf lettuce, dan lain sebagainya), arugula (selada rocket), daun bayam.

Dressing-nya ringan seperti minyak zaitun dan cuka balsamic (balsamic vinegar). Adapun tambahan sayuran atau buah hanyalah berupa aksesori. Misalnya tomat, avokad, jeruk, anggur, dan jamur. Sementara vegetable salad merupakan pengembangan green salad. Komposisinya penuh dengan varian sayuran lain seperti cukini, paprika, mentimun, wortel, jagung, jamur, brokoli, buncis.

Salad sebagai main course memiliki komposisi bahan yang lebih berat dibandingkan appetizer salad. Ciri utamanya adalah 2/3 porsi atau 2:1, yaitu 2 bagian sayuran dan buah plus 1 bagian protein, lemak, atau karbohidrat. Protein dan lemak yang sering digunakan adalah daging ayam, tuna, potongan steak, dan telur rebus. Jenis tersebut dikenal dengan meat salad, seafood salad, dan chicken salad.

Sedangkan yang mengandung karbohidrat seperti pasta, nasi, dan kentang, yakni rice salad dan pasta salad.  Sedangkan sayuran hijau atau sayuran lainnya sangat jarang digunakan pada salad penutup. Buah-buahan segar atau kalengan justru lebih dominan. Dressing pun cenderung manis. (f)





 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?