Salah satu ‘dosa’ yang biasa dilakukan seseorang adalah gemar membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, termasuk juga soal kehidupan seks. Seperti observasi yang dilakukan oleh sosiolog AS, Kathleen Bogle, yang dikutip di dalam The Sex Myth. Kebanyakan dari peserta penelitiannya beranggapan bahwa kehidupan seks orang lain lebih baik dibandingkan apa yang mereka alami. Mereka merasa kehidupan seksnya tidak semenarik kehidupan seks temannya.Padahal, kenyataannya belum tentu juga kehidupan seks orang lain lebih hebat. Pasalnya, sosiolog Michael Kimmel dalam buku Guyland: The Perilous World in Which Boys Become Men menemukan bahwa orang senang membual tentang kehidupan seksnya. “Sebanyak 80 persen mahasiswa di AS mengaku melakukan hubungan seks tiap akhir pekan. Tapi, persentase sebenarnya hanyalah mencapai angka 5 sampai 10 persen saja,” tulis Kimmel.
Jadi, berdasarkan hal ini dan penelitiannya sendiri, Rachel menyimpulkan bahwa membandingkan kehidupan seks sendiri dengan orang lain sesungguhnya tidak terlalu memberi manfaat positif. (f)


