Celebrity
Raisa: Penyanyi Itu Membaca Situasi

21 Jul 2012


Ia tidak pernah setengah-setengah dalam menjalani setiap minat dan mewujudkan mimpinya dalam hidup.

Memiliki passion sebagai penyanyi sudah diyakini Raisa Andriana (22) sejak ia kecil. Pertama kali tampil menyanyi di usia 3 tahun, wanita berdarah Sunda-Belanda ini sadar bahwa menyanyi membuat  hatinya senang. Sempat menjadi vokalis band Andante, pimpinan Kevin Aprilio, menjadi era perkenalan Raisa dalam melangkahkan kakinya di kancah musik Indonesia. Hingga akhirnya memutuskan bersolo karier, Raisa mulai menemukan napas musik yang bisa menjadi ciri khas bagi karakter suara dan kepribadiannya.

Penyanyi Itu Membaca Situasi
Single Serba Salah yang dibawakannya disambut penikmat musik dalam negeri seiring dengan sukses album pertamanya berjudul Self Titled (2011). Namun, meski kariernya di dunia tarik suara tengah menanjak tinggi, Raisa tetap bertekad keras untuk menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Marketing, Universitas Bina Nusantara International, Jakarta.

Menjadi penyanyi, bagi Raisa, bukan sekadar mengandalkan olah vokal semata. “Menjadi penyanyi artinya kita berada di sebuah industri musik. Untuk itu, saya merasa harus pintar membaca situasi agar tidak gegabah atau justru dimanfaatkan oleh orang. Berada  di dalam industri musik membuat saya belajar dunia bisnis juga,” papar Raisa. Untuk itu, ia rajin melakukan research dan membaca buku guna memahami apa pun yang diminatinya, baik itu dunia musik maupun marketing.

Dengan kuliah, Raisa merasa bisa terus mengasah cara berpikir serta melatih diri untuk disiplin. Sehingga, menuntaskan pendidikan menjadi tak kalah penting dengan menapaki karier. Praktis waktu senggang yang ia miliki ketika sedang tidak pentas ia gunakan untuk merampungkan skripsinya. “Jadwal manggung yang padat sering kali membuat saya ketinggalan dalam laju mengerjakan skripsi ketimbang teman-teman yang memiliki lebih banyak waktu untuk menggarap skripsi mereka,” ungkapnya.

Sejak dulu Raisa tahu bahwa dirinya tidak ingin bekerja kantoran. Putri bungsu dari 2 bersaudara ini lebih memilih menjadi entrepreneur.  “Inginnya, sih, ilmu dari kuliah bisa diaplikasikan dengan membuka toko interior design, sesuai minat saya selain menyanyi,”  tutur wanita kelahiran 6 Juni 1990 ini.

Meski memiliki banyak mimpi,  Raisa ingin mengerjakan segalanya satu per satu. Salah satu yang ingin ia capai kelak adalah serius untuk mewujudkan keinginannya berbisnis, setelah ia berhasil meraih gelar sarjana. Harapannya, ia sudah memiliki pengetahuan yang cukup untuk mewujudkan bisnisnya kelak. Lantas, apakah goal-nya dalam waktu dekat? “Saat ini hingga 5 tahun ke depan, saya ingin bisa memiliki sejumlah album serta menggelar intimate concert,” ujar Raisa, mantap.

Salah satu resepnya untuk terus bertahan di dunia musik bisa dibilang unik, yaitu menjauhi persaingan dengan musikus lain. “Saya tidak mau fokus pada kompetisi dan enggan menganggap rekan sesama musikus sebagai saingan. Sebab, dengan begitu, saya bisa melihat dengan kepala dingin dan lebih fokus memperhatikan perkembangan musik orang lain,” katanya. Dengan demikian, Raisa berharap bisa mengasah kemampuannya agar bisa lebih orisinal dan mampu menciptakan musik yang bagus. “Juga, agar kemampuan menyanyi saya terus berkembang,” ungkap penggemar makanan Indonesia ini,  lugas.(f)




 

MORE ARTICLE
polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.