Sex & Relationship
Pernikahan yang Sepi

11 Aug 2014

Usia pernikahan yang sudah berjalan belasan tahun, biasanya suami dan istri sudah makin nyaman. Dan tak sedikit yang merasa relasinya lebih seperti adik kakak. Hubungan seks tidak lagi menjadi yang paling utama, namun tidak juga ada ribut-ribut. Saat menyampaikan keluhan ini pada suami, sepertinya dia tenang-tenang saja. Dan beranggapan bahwa komitmen lebih penting daripada seks. Kebiasaan suami yang gemar menonton film biru juga membuat Anda gusar. Perkawinan yang semacam ini tergolong sehat atau bagaimana, ya?

Menurut Irma Makarim, dalam sebuah perkawinan, hubungan intim  sangat penting dalam  menciptakan kedekatan dan kehangatan antara suami-istri. Menurunnya hal ini, atau salah satu pasangan mengabaikannya tanpa alasan yang jelas, biasanya akan menimbulkan gangguan dan perasaan tak dihargai, kesepian, bahkan depresi. Hubungan seperti ini jelas tidak sehat.  

Adalah tanggung jawab berdua untuk melakukan perubahan demi menyelamatkan perkawinan. Suami perlu diberi pemahaman bahwa sebuah perkawinan harus bisa dinikmati oleh kedua belah pihak. "Anda juga harus menunjukkan kepada suami bahwa bukan hanya kebutuhan suami, tetapi  kebutuhan Anda juga harus terpenuhi," tambah Irma. 

Anda berdua  bisa  mencari bantuan  profesional untuk mengatasinya. Sebaliknya, kalau film biru yang justru menjadi masalah,  maka suami perlu mengubah perilakunya dan mulai menghargai Anda. Keberadaan Anda dan kehangatan dalam hubungan intim antara suami-istri tidak dapat digantikan oleh film biru.

Sedangkan psikolog Monty Satiadarma berpendapat, wajarnya, pasangan suami-istri memang melakukan hubungan intim dan ketika pasangan sudah lanjut usia amat boleh jadi pola hubungan fisik mengalami perubahan intensitas hingga pada perubahan ke bentuk komitmen. "

Ada baiknya Anda berkonsultasi juga dengan seksolog menyangkut perihal kebiasaan suami menonton film biru, karena mungkin saja energi seksual lebih diarahkan ke perilaku masturbasi, dan hal ini dalam konteks psikologi  dikenal sebagai voyeurism," tambah Monty.  Jika  memang  ternyata suami Anda menjadi seorang voyeur, tentu merupakan bentuk abnormalitas perilaku seksual dan perlu menjalani perawatan. (f)