Health & Diet
Obat untuk Gatal

21 Feb 2012

Pengobatan untuk gatal, oleh sebab apa pun, sebenarnya sama saja. Ini dia obat untuk mengatasi gatal:

1. Antihistamin (penangkal gatal) yang diminum. Antihistamin ini memiliki efek sedatif (menenangkan). Sambil minum obat ini, penyebab gatal harus dicari, agar bisa diberi obat yang tepat.
2. Pengobatan topikal (dioleskan di permukaan kulit) dengan salep yang mengandung kortikosteroid (golongan steroid yang akan membantu mengurangi peradangan pada kulit yang gatal), disesuaikan dengan penyebab gatalnya.

"Hindari penggunaan sabun antiseptik, karena umumnya akan membuat kulit makin kering dan gatal," saran dr. Tridia Sudirga SpKK dari Erha Clinic.

Obat untuk eksim ini banyak dijual bebas. Menurut dr. Tridia, ini menjadi masalah. Sebab, obat-obatan golongan steroid harusnya dikontrol (misalnya, hanya bisa diibeli dengan resep dokter). Karena dijual bebas, orang kerap membelinya dan melakukan terapi pengobatan sendiri, yang belum tentu benar. Dan bisa jadi dia mengulang-ulang terapi, yang sebenarnya bisa memberikan efek samping pada kesehatan kulit.

"Prinsipnya, kalau sudah diobati sendiri tapi tidak membaik atau kambuh lagi dan lagi, lebih baik berkonsultasi ke dokter spesialis kulit agar mendapatkan pengobatan yang lebih tepat," tuturnya.

Bila gatal itu disebabkan alergi, terutama makanan, tentunya makanan penyebab alergi perlu dihindari. Jika penyebabnya adalah stres, tak perlu pantang makanan apa pun. Hanya, sebaiknya jauhi makanan yang memicu keringat, misalnya yang terlalu panas atau terlalu pedas. Karena, saat berkeringat, rasa gatal itu malah akan makin menjadi. (f)



 

polling
Kosmetik Ilegal

Baru-baru ini BPOM menemukan peredaran kosmetik palsu hingga mencapai harga puluhan miliar rupiah. Peredaran kosmetik palsu di Indonesia pun sudah masuk dalam tingkat yang perlu diwaspadai.

Di manakah Anda biasa membeli kosmetik?
Saat membeli kosmetik, hal apa yang Anda perhatikan?
Seberapa sering Anda membeli kosmetik?
Apakah Anda pernah membeli kosmetik yang ternyata palsu dan ilegal?