Food Trend
Meriah, Pembukaan Ubud Food Festival 2015

5 Jun 2015

Rencana lama penulis makanan dan pebisnis restoran, Janet DeNeefe, untuk membuat festival makanan terwujud dalam ajang Ubud Food Festival (UFF) 2015. Wanita Australia yang terkenal di komunitas kuliner Bali itu memang sengaja mematangkan pengalamannya dahulu dengan menyelenggarakan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), yang telah sukses sekian kali.
   
Konferensi pers UFF berlangsung di Warwick Ibah-Ubud, dipadati jurnalis dalam dan luar negeri. Istimewa, karena mampu mendatangkan Sri Owen, penulis fenomenal berkat kiprahnya mempopulerkan masakan Indonesia lewat buku-buku yang diterbitkan di luar negeri, di tahun 70an.  “Puluhan tahun tak berpijak di Indonesia, saya akhirnya bisa menikmati bubur ayam di tanah Indonesia yang sangat lezat!” ujarnya, berseru.
Lifetime Achievement Award diberikan kepada Sri, di tengah gala opening meriah di Rondji Restaurant-Ubud, oleh Janet, Bondan Winarno (pembicara festival), Drs. Ketut Suardana, M. Phiol (Chairman Yayasan Mudra Swari Saraswati Foundation), dan Maria Sukrisman (HSBC Indonesia).

“Program UFF disusun sevariatif mungkin. Dari demo masak hidangan Batak, hingga masakan serumpun dari negeri tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Bahkan ada bincang mengenai tempe oleh Prof. FG Winarno.  Ini adalah selebrasi terhadap masakan Indonesia dan upaya kami dalam mempopulerkan kuliner lokal ke mata dunia,” urai Janet.

Walau UFF akan menyedot banyak perhatian turis asing (bahkan sejumlah kelas telah sold out!), ia berharap akan ada banyak anak negeri yang berpartisipasi, demi mengenali masakannya sendiri.

Jadwal lengkap koleksi demo masak, food forum, workshop, hingga pasar makanan melalui www.ubudfoodfestival.com

TRIA NURAGUSTINA



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?