Setiap tahun selalu ada korban berjatuhan - bahkan hingga meninggal dunia - karena terserang penyakit demam berdarah. Padahal pencegahan penyakit ini sebenarnya cukup mudah, yaitu pastikan di area tempat kita beraktivitas bebas dari jentik nyamuk. "Nyamuk demam berdarah berkembang biak tidak hanya di tempat yang kotor, melainkan di air bersih yang tergenang juga di balik gantungan baju atau gorden. Jelas, penyakit ini bisa menimpa siapa saja," ungkap Husein Habsyu, SKM, MHComm, wakil ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia pada konferensi pers Jambore Jumantik Cilik (23/04).
Mengingat kasus DBD di Indonesia menduduki posisi kedua tertinggi di dunia, maka sudah dirasa perlu untuk terus meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk memerangi penyakit. Semua warga perlu aktif dalam upaya pencegahan ini, termasuk anak-anak.
Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS, Wakil Gubernur DKI Jakarta memaparkan, anak-anak bisa dilibatkan untuk mencegah penyakit demam berdarah. "Ajak anak-anak menjadi 'detektif' mencari jentik nyamuk yang bersembunyi di lemari baju misalnya. Cara ini efektif sebagai tindakan preventif yang bisa dilakukan di rumah, sehingga setidaknya di lingkungan rumah bebas dari nyamuk demam berdarah."
Rully Larasati


