Food Trend
Masakan yang Mengandung Jamur

16 Feb 2016

Jamur yang aromatik dan bercita rasa gurih alami muncul di banyak hidangan dunia baik yang klasik maupun modern. Yuk, membuat salah satu dari yang di populer di bawah ini!

Baked Portobello 
Karena terkenal dengan ‘dagingnya’ yang montok dan juicy, portobello sangat sedap dipanggang begitu saja, hanya dengan imbuhan garam. Sesekali, ditambahkan topping yang bisa saja cincangan daging berbumbu. Portebello juga cocok digoreng dalam balutan tepung gurih, ditemani mayones. 

Mushroom Risotto 
Jamur porcini dan chantarelle selalu klik dengan saus krim, dari campuran saus pasta hingga diaduk saat mematangkan risotto akan matang. Risotto adalah hidangan nasi ala Italia yang ditanak bersama krim. Cara lain yang juga ditemui, dibubuhkannya mushroom powder ke dalam pemasakan risotto. Sangat gurih! Sebagai sentuhan mewah, dituang truffle oil kala penyajian agar makin wangi. 

Truffle Oil 
Walau dipandang sebagai produk luks, ini tetap pilihan yang lebih ‘murah’ untuk menambahkan aroma jamur truffle yang aromatik ketimbang menggunakan jamur truffle secara fisik. Jenis black truffle digunakan, bukan white truffle, karena aromanya lebih kencang. Jika dibuat secara homemade, gunakan ± 1 sdt cincangan truffle untuk per 250 ml olive oil atau grapeseed oil. Didiamkan minimal seminggu, sambil digoyangkan sesekali. Karena truffle sangat sulit didapat dan tidak murah, beberapa ada yang membuatnya dengan penambahan aroma sintetis. 

Keripik Jamur
Jamur tiram cocok digoreng dalam balutan tepung sebagai keripik. Banyak pembudidaya jamur di daerah membuat camilan ini, di samping bisnis utamanya sebagai pemasok jamur bagi restoran. Selain sederhana berbumbu kemiri, ada versi pedas dan rasa modern lainnya untuk memudahkan penyerapan ke pasar. 

Mushroom Soup 
Sering mundul di menu, dari menu restoran keluarga, sebagai soup of the day yang terjangkau, hingga sebagai hidangan ngetren kelas atas bernama cappuccino soup, yakni sup jamur dalam gelas espresso. Memakannya bukan dengan sendok, melainkan diminum. Berkat rasa dan aroma jamur yang kaya, isi sup umumnya tak melibatkan daging, hanya krim dan kaldu yang dihaluskan bersama jamur dan rempah daun. 

Kombu Barthad
Karena umat Hindu tak mengonsumsi daging, India termasuk negara yang memiliki banyak hidangan klasik serba jamur. Salah satunya Kombu Barthad, tumisan jamur, cabai, cuka kelapa, dan daun kari. Banyak dinikmati di daerah Karnataka. Lainnya, Kalan Milagu (India Selatan) dan Chettinad, salah satu hidangan terpedas di daerah Tamil Nadu.

Tom Yum Goong
Sup menyegarkan khas Thailand, berisi kaldu udang serta udangnya dan jamur kancing. Aromanya muncul dari serai, daun jeruk, dan daun ketumbar. Versi lain berbasis kaldu ayam, dengan juga campuran daging aya, di dalam sup bening ini. Makin mudah dibuat berkat tom yum paste yang marak di pasaran. 

Beef Enoki Roll 
Banyak ditemui di restoran Jepang. Ini adalah daging sapi potongan sukiyaki yang seringkali dibumbu teriyaki, dan digulung bersama jamur enoki. Praktek yang juga banyak dilakukan adalah mengulung enoki dengan pork bacon, lalu dibakar. 

Chinese Sweet Soup Dessert
Makanan penutup berupa sup manis khas dataran Cina. Menggunakan jamur putih kering yang telah direndam dalam olahannya. Biasanya sajian ini juga ditemani dengan biji bunga teratai dan kurma merah.  Renyah jamur putih sangat nikmat disantap selagi dingin. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?