Dipercaya sebagai antibakteri dan antiradang, madu banyak dipakai dalam pengobatan holistik. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kandungan dalam madu bisa menangkal berkembangnya patogen, seperti e-coli dan salmonella, serta beberapa jenis bakteri. Itu sebabnya, madu efektif dalam meringankan luka dan menjaga imunitas. Dipadankan dengan jeruk nipis yang kaya vitamin C atau lemon, secara turun-temurun ramuan madu plus jeruk nipis jadi andalan saat anggota keluarga mengalami radang tenggorokan dan batuk. Sirop madu dapat melawan infeksi dan memperbaiki selaput membran tenggorokan yang bengkak, sementara kandungan vitamin C dalam jeruk nipis dapat meningkatkan imunitas dan antibakteri/virus.
“Meski memiliki manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Madu dapat meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus, madu juga bisa memicu reaksi alergi pada bayi di bawah usia 1 tahun. Penderita sakit maag juga sebaiknya hati-hati, hindari minum air perasan jeruk nipis dalam keadaan perut kosong karena dapat mengiritasi lambung,” ujar dr. Marya W. Haryono, MGizi, SpGK dari RS Siloam Kebun Jeruk Jakarta, mengingatkan. (f)


