Health & Diet
Manajemen Buang Air Kecil
Coba hitung, dalam sehari berapa kali Anda pergi ke toilet untuk buang air kecil? Kalau lebih dari 5 kali, kandung kemih Anda kemungkinan bekerja terlalu aktif. Mengurangi air minum tidak akan mengatasi masalah ini dengan tuntas, karena kurang cairan justru dapat menyebabkan air seni jadi lebih pekat dan kemungkinan terkena infeksi kandung kemih lebih tinggi.

Untuk mengatasi hal ini, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat Anda sering buang air kecil.

Buah dan sayur yang bersifat acidic seperti jeruk, nanas, dan tomat. Ganti dengan pisang, apel, atau berbagai macam berry. Untuk makanan, saus atau pasta tomat dapat diganti dengan saus kacang atau saus putih.

Teh dan kopi bersifat diuretik
, yaitu melancarkan buang air kecil karena kandungan kafein. Kopi jenis decaf tetap dapat menstimulasi kandung kemih karena kandungan kafeinnya tidak 0%. Ganti dengan teh herbal.

Sambal, merica, dan wasabi. Makanan pedas dapat membuat iritasi kandung kemih. Ganti dengan bawang putih, atau bumbu lainnya.

Wine, champagne, dan bir. Alkohol menyerap cairan tubuh dan mengeluarkannya melalui kandung kemih. Ganti dengan jus buah.

Minuman berenergi dan bersoda.
Istilah ‘energi’ biasanya menandakan kandungan kafein. Ganti dengan air putih, dan olahraga serta istirahat cukup untuk mendapatkan energi alami. (f)

 

follow us
polling
Destinasi Bulan Madu

Bulan madu ke Bali sudah lumrah. Untuk tujuan luar negeri, kota manakah yang menjadi destinasi impian bulan madu Anda?