Food Review
Kembali ke Alam

29 Dec 2011

Sukses dengan resto perdananya di Bandar Lampung, Taman Santap Rumah Kayu (TSRK) melebarkan sayap ke tepian ibu kota. Ala saung, bermodal suasana alami yang menenangkan. Lahan seluas 1 hektare yang dulunya dipenuhi pepohonan rindang, disulap menjadi lokasi resto asri dengan puluhan saung yang bisa menampung sebanyak 870 tamu.

Saung-saung dipercantik dengan tambahan tanaman kebun yang rimbun. “Kecintaan pemilik pada kegiatan berkebun jadi cikal bakal,” ujar Gary Ariesta, General Affair Supervisor TSRK. Tim menjalankan moto ‘Pleasant, Always Green’ sepenuh hati. Perhatian dicurahkan pada niat memberi relaksasi jiwa kepada tamu yang rindu suasana alam. Suasana sejuk yang femina harapkan terawat hingga di tahun-tahun ke depannya.

Tiap saung dinamai jenis-jenis kayu Indonesia, demi mengedukasi tamu. Misalnya, saung sengon, sonokeling, pinus, angsana, cempaka, dan nyatoh dicuplik. Menu terbagi atas 3 kelompok besar masakan, yaitu hidangan kuring Sunda, Chinese food, hingga masakan Bangka, kampung halaman salah satu pemilik.

Sembari memandangi pohon palem yang tertiup angin, nikmati Ayam Bakar Rumah Kayu. Ini signature dish berupa  ayam kampung berlumur kecap manis, cabai rawit, dan daun jeruk. Setiap suwirannya terasa mantap kala dicocol ke dalam sambal terasi matang.
Kepiting Jumbo Lada Hitam juga favorit. Kepitingnya dari Tarakan, Kalimantan Timur, wilayah yang beken akan budi daya kepiting. Berpadu bumbu merica hitam yang berlimpah, minyak wijen, kecap asin, dan jahe. Bumbunya medok dan nikmat!

Dari dapur  Bangka Belitung yang populer dengan hidangan seafood-nya, nikmatilah Sup Jagung Kepiting. Sup bening beraroma bawang merah goreng, dengan suwiran daging kepiting dan jagung manis pipil yang segar. Cita rasa asam-pedasnya siap menggoyang lidah kala sup dinikmati dalam keadaan panas.

Sayuran yang diracik menjadi jus turut femina nikmati. Namanya Green Fresh Rumah Kayu, terbuat dari jus sawi hijau, nanas, dan jus lemon. Jangan keburu merinding membayangkan bagaimana rasa kecutnya. Saat diseruput, yang keluar justru rasa asam segar yang menetralisasi lemak-lemak yang tertinggal di mulut. (f)



Lokasi: Jl.Ki Hajar Dewantara SKL 002 Summarecon Gading Serpong, Tangerang. Telp: (021) 54212010.  Harga*): Rp 5000 – Rp 125.000.  Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB.   Suasana: Serba rindang, merelaksasi jiwa.   

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.



 

polling
Kosmetik Ilegal

Baru-baru ini BPOM menemukan peredaran kosmetik palsu hingga mencapai harga puluhan miliar rupiah. Peredaran kosmetik palsu di Indonesia pun sudah masuk dalam tingkat yang perlu diwaspadai.

Di manakah Anda biasa membeli kosmetik?
Saat membeli kosmetik, hal apa yang Anda perhatikan?
Seberapa sering Anda membeli kosmetik?
Apakah Anda pernah membeli kosmetik yang ternyata palsu dan ilegal?