Saat tubuh terasa capek dan banyak pikiran, tubuh ini tiba-tiba kehilangan kesadaran. Begitu cek di laboratorium, tidak ada kelainan. Wah, bisa jadi Anda mengalami gangguan psikosomatis. Gangguan psikosomatis merupakan keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. World Health Organization (WHO), mengklasifikasi sindrom tersebut sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform.
Pengobatan psikosomatis harus dengan integrasi yang menyangkut berbagai bidang ilmu, seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan penyakit dalam. Sebaiknya berkonsultasi kepada dokter umum yang akan merujuk pada dokter spesialis penyakit dalam. Biasanya Anda akan disarankan melakukan CT scan di bagian kepala atau dengan EEG (elektroensefalografi). Dengan cara itu, akan memudahkan mengetahui pemicu gangguan psikosomatis yang Anda alami.
Gangguan psikosomatis memang terjadi akibat beberapa faktor, seperti stres, depresi, atau penyakit kronis yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, dan stroke). Setelah melakukan pemeriksaan pada internis, selanjutnya berkonsultasi pada dokter spesialis psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut. (f)


