Celebrity
Fitnah Dibalas Prestasi

13 Apr 2015

Di usianya yang relatif muda, Elvira Devinamira (21) maju ke ajang Miss Universe 2015 dan bersaing dengan 87 kontestan dari berbagai negara. Saat menjalani karantina di Miami, Amerika Serikat, ia ditempa masalah, foto mesra dirinya dengan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, beredar di internet dan menjadi pemberitaan nasional. Namun, ia ternyata berhasil melewati ujian tersebut dan menorehkan prestasi bagi Indonesia.  

Fitnah Dibalas Prestasi

Panggung Miss Universe di FUI Arena, Florida, Miami, pada malam 25 Januari itu sangat meriah. Elvira  berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata dunia dengan masuk 15 Besar Miss Universe dan meraih Best National Costume.
Ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya piala Miss Universe berhasil dibawa ke Indonesia.

“Saya merasa lega, apa yang saya raih sepadan dengan perjuangan yang saya lakukan selama ini,” jelas wanita kelahiran Surabaya, 28 Juni 1993, ini. Elvira mengaku perlu latihan beberapa kali untuk tampil anggun mengenakan kostum bertema Chronicle of Borobudur karya Dynand Fariz.

Pasalnya, kostum tersebut beratnya mencapai 20 kg. Ia sangat bangga karena berhasil mengalahkan saingan terberatnya, Miss Argentina, yang juga masuk Top 5 National Costume.

Elvira mengaku menuai banyak pengalaman berharga dari ajang Miss Universe. “Miss Universe bukan sekadar beauty pegeant, karena kontestan juga harus memiliki semangat berbagi untuk sesama,” jelas Elvira. Ia bercerita, selama karantina, para kontestan lebih banyak melakukan kegiatan amal. “Kami bergabung dengan organisasi nonprofit, Stop Hunger Now. Kami memasak dan mengepak 10.000 makanan untuk para tunawisma. I learn that life is about balance,” ujarnya, bijak.  

Pengalaman lain yang ia banggakan dari ajang tersebut adalah ia menjadi warga dunia, berbaur dengan kontestan dari berbagai negara: India, Filipina, Guatemala, bahkan Rusia. “Saya selalu bertanya tentang kondisi budaya, pariwisata, juga politik kepada mereka. Bahkan, Miss Rusia mengatakan, saya satu-satunya kontestan yang bertanya dan peduli pada politik Rusia saat ini,” jelasnya, bangga. 

Bagi Elvira, hal paling menyenangkan dari agenda tiga minggu karantina adalah kesempatan bermain golf langsung bersama miliarder Amerika, Donald Trump. Elvira tak lupa untuk menyapa Donald Trump. “Saya sampaikan kepada Mr Trump, ‘I was really inspired by your words, don’t be afraid to put high standard in any competition,’” kenangnya. Donald Trump langsung membalas, “Good girl!” sambil menyalaminya. 

 Rabu, 14 Januari, ketika sedang makan malam, Elvira mendapat kabar dari mamanya bahwa di Indonesia beredar foto mesra dirinya dengan Abraham Samad Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi). “Jujur, saat itu saya stres, semua orang menanyakan kebenaran foto tersebut. Saya memikirkan perasaan Mama saat itu karena saya tidak ada di sampingnya. Saya katakan foto itu tidak benar,” tegasnya.  Ia merasa lega setelah KPK mengklarifikasi kebenaran foto tersebut.

Elvira mengaku pernah berfoto berdua dengan Abraham Samad di atas panggung saat mereka menjadi pembicara acara KPK di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. “Itu pun dilihat banyak orang,” ujarnya. Ia menegaskan, hubungannya dengan Abraham Samad sebatas kerja profesional, tidak lebih. 

Tahun 2014, Elvira ditunjuk sebagai Duta Antikorupsi oleh KPK, sehingga wajar keduanya sering terlihat bersama dalam kampanye antikorupsi. Menanggapi masalah tersebut, Elvira tidak mau berlarut-larut memikirkannya. Ia percaya, kebenaran, cepat atau lambat, akan terungkap.  

Kejadian itu justru menjadi cambuk bagi dirinya untuk bertekad menang di ajang Miss Universe. “Saya tak mau terlihat sedih, saya ingin tetap happy dan percaya diri,” jelasnya. Ia sebisa mungkin menikmati semua pengalaman karantina, karena momen tersebut tidak akan bisa diulang lagi.

Satu resep yang ia bagikan agar terlihat percaya diri adalah selalu berpikir positif. Salah satunya dengan tidak menggosipkan kontestan lain.  
Pembelajaran dari kejadian itu, Elvira mengaku bersyukur karena masalah ini mengajarkannya untuk bangkit dan tetap survive. “Saya mampu melewati masalah berat dan tidak mudah. Berita fitnah itu saya balas dengan pulang membawa prestasi,” ujarnya, penuh semangat.(Daria Rani Gumulya)


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?