Trending Topic
Edukasi Online Gudang Pedofil?

27 May 2014

Persis seperti predator yang sedang berburu di alam liar, para pedofil online tidak serta-merta menerkam korbannya begitu saja. Mereka bisa dengan sabar memperhatikan dari jauh, dan tak segan melakukan pendekatan yang cukup lama pada calon korban.

Direktur Eksekutif ICT Watch dan penggiat Internet Sehat Donny Budi Utoyo, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan bentuk sexual online grooming yang patut diwaspadai. Lihat saja modus operandi kasus pedofilia online di Surabaya di akhir tahun 2013 lalu.

Tersangka yang berprofesi sebagai dokter gigi dan dosen ini mengaku sebagai dokter perempuan dan mengajak berteman di Facebook. Setelah anak merasa cukup nyaman mengobrol dengannya, ia mulai beraksi: mengarahkan anak ke pertanyaan yang menjurus ke bagian tubuh vital, seperti soal menstruasi, lalu meminta anak memotret payudara dengan dalih ‘pemeriksaan.’

“Setelah si anak mengambil foto diri dengan Blackberry milik ibunya, pelaku dengan telaten memandu anak memindahkan dan mengirim foto tersebut melalui laptop. Dan hal ini tidak diketahui oleh sang ibu,” ujar Donny, dengan nada prihatin.

Ia kembali mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada dalam memonitor aktivitas online anak, baik melalui bantuan keluarga, komunitas, atau pemanfaatan perangkat lunak parental control. “Ini bukan semata perkara orang tua harus paham soal gadget, tapi pahami juga risiko penggunaan internet oleh anak yang tidak diawasi,” tegas Donny.


Rahma Wulandari

Foto: Corbis.


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?