Celebrity
Dian Sastrowardoyo: Antara Bisnis dan Keluarga

8 Jun 2015

Setelah menikah, Dian Sastrowardoyo memang sangat sibuk dengan segudang tanggung jawab yang harus ia jalankan  tiap hari. Dulu, saat meninggalkan dunia peran, dibarengi dengan pernikahannya, ia sudah mempersiapkan mental seandainya ia tidak lagi diperhitungkan. Namun kenyataan berkata lain. Tawaran main film, bintang iklan, pemotretan majalah, dan brand ambassador produk justru makin banyak.

Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2004 untuk film ADDC ini pun mencoba menganalisis. Menurutnya, film Ada Apa Dengan Cinta adalah salah satu yang membuat namanya tetap bersinar di kancah hiburan tanah air. “Mungkin penonton yang dulu usianya sama atau beberapa tahun di atas saya, kini telah memiliki anak. Lalu bercerita kepada anak-anak mereka tentang siapa itu Cinta, bagaimana hebohnya film itu di zamannya, bahkan menyuruh anaknya menonton,” kata Dian, menebak-nebak.  
   
Semangat Aktris Berbakat pada Festival Film Asia Pasifik, Kuala Lumpur, Malaysia 2005 ini  tak hanya untuk menjadi penggerak film. Ia juga sangat bersemangat berbisnis. Sejak tahun 2013 lalu, setidaknya ada 3 bisnis yang ia jalankan, yaitu bisnis perlengkapan bayi, peralatan make up yang diimpor dari Jepang, dan catering diet yang semuanya ia pasarkan secara online. “Saya join dengan teman-teman. Saya yang menangani pemasaran ketiga bisnis itu,” katanya.

Sesibuk apa pun Dian, suami dan kedua anaknya, Syailendra Sutowo (4) dan Ariandra Nariratana Sutowo (2), tetap menjadi prioritas baginya. Maka, tidak heran bila  tiap akhir tahun, Dian menyusun agenda khusus untuk liburan bersama ke dalam atau luar negeri. Jepang dan Thailand adalah dua negara yang kerap mereka kunjungi.  Sedangkan di akhir pekan, mereka juga sering mengunjungi beberapa tempat wisata di sekitar Jakarta. “Awal April kemarin, kami jalan-jalan ke Bandung naik kereta api Parahyangan,” katanya.

Dengan cara itu, Dian dan Indra mengajari kedua anak mereka, bahwa banyak orang yang menggunakan angkutan umum. “Saya berharap, kelak anak-anak saya tahu bagaimana mereka menempatkan diri. Mereka akan tumbuh sebagai orang yang peduli pada lingkungan sekitarnya,” ujarnya, optimistis.

Baginya, mengunjungi museum, kebun binatang, dan aquarium seperti Sea World di Ancol, dan Disneyland di Jepang adalah tempat-tempat itu sangat bemanfaat untuk anak-anak. “Mereka bisa belajar tentang binatang dan makhluk hidup lainnya,” tuturnya.
Liburan ke Phi Phi Island, Thailand, menjadi liburan yang sangat berkesan bagi Dian. Selain liburan pertama bersama suami dan anak pertama mereka yang baru berusia 6 bulan saat itu, lisensi menyelam yang ia dapatkan juga membuat Dian bahagia. “Saya mengambil kursus 3 hari yang sekalian ada ujiannya. Walau hanya menyelam sedalam 12 meter,  cukup membuat saya bahagia,” katanya, dengan wajah semringah.

Bila liburan rutin di akhir tahun ke luar negeri, maka perlu persiapan jauh-jauh hari sebelumnya. Riset tentang tempat yang hendak dikunjungi, mencatat serta mempersiapkan kebutuhan anak selama perjalanan, seperti pakaian yang harus disesuaikan dengan cuaca dan suhu udara tempat yang dituju.

Berburu tiket murah juga selalu dilakukan Dian. Bahkan, untuk liburan akhir tahun ini Dian sudah membelinya sejak bulan Maret lalu. “Kebetulan kemarin ada pameran dengan penjualan tiket-tiket promo supermurah,” katanya.
Bagi Dian, melakukan perjalanan wisata bersama keluarga menjadi kesempatan penting untuk menjalin hubungan yang erat antara orang tua dan anak, serta berbagi pengetahuan dengan mereka.

DESIYUSMAN MENDROFA




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?