Food Trend
Cerita di balik Sepotong Ayam Goreng

17 Jun 2015

Munculnya besi yang ditempa berbentuk cekung dan digunakan untuk memasak di abad ke-19, menjadi penanda hadirnya teknik menggoreng di dapur Eropa. Hingga suatu waktu banyak imigran asal Skotlandia yang menetap di Amerika, menularkan teknik memasak dalam minyak panas ke dapur Amerika Selatan.

Jenis ayam goreng khas Skotlandia diracik dengan balutan tepung, lalu digoreng dalam lemak babi dengan api panas, menghasilkan rasa renyah pada bagian luarnya. Resep ini  lalu  diadopsi dan dikenal di dapur Amerika. Ketika masuk dan dikenal di Amerika bertepatan dengan perang sipil, kala itu ayam goreng merupakan tipe sajian untuk budak kulit hitam asal Afrika yang ditahan. Banyak budak yang dipekerjakan sebagai koki di dapur warga Amerika.

Setelah bebas dan kembali ke negaranya, mereka menerapkan resep tersebut di dapur keluarga mereka, namun dengan tambahan rasa. Mereka memasukkan bumbu dan rempah yang tidak ada dalam sajian tradisional Skotlandia dan Amerika. Sajian ayam goreng yang kemudian dikenal sebagai Southern Style Fried Chicken, makin tersebar luas. Namun kala itu ayam goreng merupakan makanan mewah dan hanya hadir dalam tiap perayaan kemerdekaan.

Perekonomian Afrika membaik. Di tahun 1730, banyak wanita dari Afrika yang beternak, berdagang ayam hidup dan ayam goreng. Sajian ini pun berkembang luas dan terjangkau oleh semua kalangan dan akhirnya menjadi street food populer.

ABDUL SYUKUR



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?