Tahukah Anda, cara memasak dengan membacem sudah dimulai sejak penjajahan kolonial di Pulau Jawa? “Awalnya bumbu bacem sangatlah sederhana. Di masa itu perkebunan tebu sedang berjaya, sehingga sangat mudah memperoleh gula sebagai bahan dasar. Sementara merica --yang pada masa itu disebut sebagai emas putih, harganya sangat mahal. Sebagai penggantinya, buruh tebu menggantinya dengan biji ketumbar,” jelas pengamat kuliner, Odilia Winneke.
Kini hidangan bacem tidak terlalu sering kita jumpai dalam menu sehari-hari di rumah. Hal ini dikarenakan proses pebaceman yang sangat lama dan spesifik menjadikan orang enggan untuk membuatnya. Padahal bacem selalu menjadi bagian pada hidangan istimewa seperti tumpeng.
Anda yang ingin membuat baceman tanpa repot, kini telah tersedia Bango Bumbu Bacem. "Sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan warisan kuliner Nusantara, kami ingin mempopulerkan hidangan bacem. Karena kami melihat bahwa hidangan ini adalah salah satu jenis kuliner otentik Indonesia," ungkap Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk.
Sisca Soewitomo, seorang pakar kuliner mendemokan bagaimana mudahnya menggunakan membuat hidangan bacem dengan Bango Bumbu Bacem. “Jika kita memiliki waktu terbatas, cara praktis menggunakan bumbu instan jadi menjadi pilihan terbaik. Tetapi bila kita punya waktu lebih, mempelajari membuat bacem dengan cara 'klasik', tentu akan memberikan cita rasa yang kuat.”
THEOFILIA VIYOSHI


