Health & Diet
Asupan Penting Ibu Hamil

2 Nov 2015

Menurut dr. Cepi Teguh Pramayadi, SPOG, MARS, Ginekolog, ada beberapa faktor yang memengaruhi kehamilan, di antaranya adalah faktor fisik, psikologis, sosial budaya, dan faktor ekonomi. Secara fisik, seorang ibu dipengaruhi oleh status kesehatan dan status gizinya. Karena, kekurangan gizi akan menyebabkan anemia hingga suplai darah yang mengantarkan oksigen dan makanan ke janin bisa terhambat. Di lain pihak, kelebihan gizi dapat menimbulkan diabetes melitus gestasional, di mana bayi akan tumbuh besar melebihi berat normal.

Yang harus diperhatikan saat hamil adalah mengonsumsi makanan yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, dan serealia. Diet tinggi serat membantu menghilangkan estrogen yang berlebihan dalam tubuh. Asupan protein juga harus cukup karena sangat membantu   meningkatkan faktor reproduksi. Komponan dasar protein adalah senyawa organik sederhana yang disebut asam amino.

Asam amino dibedakan menjadi dua, yaitu asam amino esensial (utama) dan nonesensial. Asam amino esensial yaitu asam amino yang sangat diperlukan tubuh, tetapi harus didatangkan dari luar tubuh  karena sel tubuh manusia tidak bisa menyitensisnya. Sedangkan asam amino nonesensial adalah asam amino yang bisa disintesis sendiri oleh tubuh.

Protein berguna untuk membangun sel-sel yang rusak, membentuk zat-zat pengatur seperti enzim dan hormon, membentuk antibodi, membentuk senyawa asam amino lain dan sebagai sumber energi karena 1 gram protein menghasilkan 4,1 kalori.  Protein yang dibutuhkan tubuh bisa berasal dari hewan dan tumbuh-tumbuhan. Protein yang dari hewan seperti telur, ikan, susu, keju disebut first class protein karena mengandung 10 jenis asam amino esensial.

Banyak minum air putih juga disarankan, selain mengurangi garam atau makanan terlalu asin. Selain itu, makanan yang baik dikonsumsi untuk kesuburan pria adalah asparagus, avokad, pisang, cokelat, bawang putih, ginseng, kacang kenari, dan biji labu.
Secara garis besar, saran saya bagi para calon ibu adalah mencoba untuk mengoreksi status gizi dan mengatur pola makan sehari-hari. Karena, makanan dan pola hidup yang tidak tepat bisa memengaruhi siklus reproduksi menjadi tidak teratur. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?