Health & Diet
Ada Kebutuhannya

1 Apr 2014


Mendengar tentang makanan yang telah melalui proses rekayasa genetika, tak sedikit dari kita yang bergidik. Yang langsung terbayang di benak biasanya adalah buah-buahan atau sayur-sayuran ‘mutan’ yang gemuk tak wajar. Padahal, kenyataannya tidak sehoror itu. Dekan Fakultas Teknobiologi UNIKA Atmajaya, Jakarta, Dr. Diana Waturangi, menjelaskan apa sesungguhnya yang terjadi saat para ilmuwan bioteknologi mengutak-atik DNA makanan.

Ada Kebutuhannya

Pada intinya, rekayasa genetika adalah proses mengubah satu bahan genetis pada suatu organisme menjadi bahan genetis lainnya. Proses rekayasa ini juga bisa berarti memindahkan bahan genetis dari satu tempat ke tempat lain. Diana menjelaskan, pada prinsipnya tiap organisme (manusia, hewan, tanaman, virus, bakteri) memiliki bahan genetis dasar atau DNA yang tersusun atas molekul dasar sama yang bisa dipindahkan.
    “Misalnya dulu, insulin yang dipakai untuk mengobati diabetes manusia diambil dari babi. Karena menghadapi pro dan kontra, kini insulin diambil dari manusia yang sehat, kemudian diletakkan dalam sel bakteri sebagai ‘pabrik’ sementara, baru dipindah ke sang penderita diabetes,” jelas Diana.

Bioteknologi, yaitu penelitian dan penerapan teknologi yang menggunakan bahan hidup, sudah dilakukan sejak zaman dulu. Salah satu contoh penerapan bioteknologi pada tanaman yang sederhana adalah pembuatan buah tanpa biji. Hal ini bisa bisa dilakukan dengan persilangan, radiasi, atau pemberian senyawa kimia tertentu.

Rekayasa genetika merupakan salah satu perkembangan dari ilmu bioteknologi, yang bisa diterapkan menjadi salah satu solusi untuk ketahanan pangan. Diana menuturkan, dalam dunia bioteknologi pangan, proses rekayasa genetika dilakukan karena banyak alasan. Tapi tujuan yang paling utama adalah pemenuhan kebutuhan pangan.

“Laju pertumbuhan penduduk dunia yang begitu cepat menyebabkan dunia menghadapi masalah food security atau ketahanan pangan. Rekayasa genetika adalah salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan yang kian hari kian sulit tercukupi,” katanya.
Contoh penerapan rekayasa genetika yang lain adalah pada penanganan hama.

Sebelumnya, banyak petani yang menggunakan cara cepat untuk menanggulangi hama, yaitu dengan memakai pestisida. Seperti yang kita ketahui, penggunaan pestisida yang cenderung beracun membuat buah atau sayur menjadi tidak aman dikonsumsi. Diana mengungkapkan, rekayasa genetika bisa menjadi alternatif solusi untuk penggunaan pestisida yang berlebihan. “DNA tanaman bisa direkayasa sedemikian rupa supaya ia mengeluarkan ‘senjata’ sendiri untuk melawan hama, tanpa harus disemprot pestisida,” tuturnya.

Beberapa kasus rekayasa genetika juga dilakukan untuk memperbaiki nutrisi dari bahan makanan tertentu. Misalnya, beras ‘emas’ atau golden rice yang pertama kali dicetuskan sekitar satu dekade lalu oleh para ilmuwan Amerika. Beras berwarna keemasan ini adalah hasil persilangan antara beras Filipina, Taiwan, dan Amerika, yang memiliki suplemen vitamin A. Rencananya, golden rice ini akan didistribusikan ke negara-negara yang kekurangan nutrisi di Asia dan Afrika.

Kadang-kadang, rekayasa genetika juga dilakukan terhadap bahan-bahan makanan yang sulit tumbuh di daerah tertentu, atau tidak tahan begitu lama untuk sampai ke tangan konsumen. Berbagai penelitian dilakukan untuk membuat tanaman-tanaman tertentu dapat hidup di daerah-daerah yang tidak terlalu subur.

Hal ini mirip dengan yang dilakukan pada ikan salmon. Dalam beberapa kasus, ikan salmon bisa direkayasa DNA-nya supaya daging salmon menghasilkan antifreezing protein, yaitu protein yang tidak gampang rusak ketika ikan dibekukan dalam waktu yang cukup lama. Jadi nutrisi yang terkandung dalam ikan salmon masih tetap sempurna pada saat transportasi. Menurut Diana, rekayasa genetika masih lebih jarang dilakukan pada hewan daripada tumbuhan karena masih menghadapi isu etika. (PRIMARITA S. SMITA)




 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.