Travel
Fatimah Yang Dipuja Di Iran

11 Sep 2018


Foto: Dok. Indah Ariani
Sebagai negara Islam berpaham Syiah yang melandaskan praktik beragama pada ajaran murni dari keturunan langsung Nabi Muhammad dan bukan khalifahnya, masyarakat Iran memberi tempat terpuji bagi Fatimah az Zahra, putri keempat Nabi dari istri pertamanya, Khadijah.
 
Fatimah yang cerdas, kritis, dan tak ragu menyatakan pendapat itu diyakini oleh masyarakat Iran sebagai salah satu dari 14 Manusia Suci yang disebut dengan istilah Maksum. Nabi Muhammad tentu saja menempati urutan pertama di antara para Maksum ini, yang 13 orang lainnya merupakan keluarga langsung yang disebut dengan istilah Ahlulbait. Fatimah, satu-satunya perempuan di antara ke-14 Maksum, menempati urutan kedua setelah ayahandanya.
 
Baik hari kelahiran yang jatuh pada 20 Jumadil Tsani maupun kematian Fatimah pada 13 Jumadil Awal dalam penanggalan Islam, kedua hari penting ini diperingati dengan meriah oleh masyarakat Iran. Hari kelahirannya ditahbiskan sebagai Hari Wanita dan Hari Ibu, sementara hari kematiannya disebut sebagai Hari Fatimiyah yang selama setahun bisa diperingati lebih dari sekali.
 
Di hari-hari Fatiyimah, tugu-tugu di tengah kota akan dihiasi bendera-bendera kecil berwarna hitam. Para wanitanya memasak bubur beras yang manis berwarna kuning karena diberi saffron, lalu mereka bagikan kepada siapa saja yang mereka temui hingga bubur itu habis. Di Iran, tidak semua masjid digunakan untuk beribadah sepanjang waktu. Ada yang lebih sering menjadi objek foto, seperti Nasr-ol-molk ini. Masjid ini menyelenggarakan salat berjemaah di tiga waktu salat, yakni Zuhur, Ashar, dan Isya. Di luar waktu-waktu itu, masjid ditutup. Dan, hanya masjid-masjid tertentu yang mengumandangkan azan untuk memanggil orang beribadah.
 
Masjid di Iran menyatu dengan keseharian. Di tiap bazar misalnya, selalu ada masjid di salah satu atau semua sudut kompleksnya. Seperti sebuah musala, masjid-masjid kecil ini memudahkan semua orang yang sedang berkegiatan, jeda sejenak untuk menunaikan salat. Vakil Bazaar di Shiraz memiliki masjid dengan jajaran pilar yang artistik. Relung-relungnya menciptakan pemandangan yang liris manakala seseorang berada di antaranya.
 
Bicara tentang pasar atau bazar, selain tempat berniaga, pasar-pasar di negeri ini juga memperlihatkan gaya arsitektur yang memukau. Dari semua bazar yang kami kunjungi di berbagai kota, Isfahan Grand Bazaar yang berada di area Naqsh-e-Jahan Square merupakan yang terindah. Di salah satu sisinya berdiri megah Jameh Mosque yang merupakan salah satu warisan budaya UNESCO. (f)
 
Indah Ariani (Kontributor - Tangerang)

Baca Juga:


Cantiknya Mandalika, Kawasan Wisata di Lombok Tengah
Begini Rasanya Berenang dengan Hiu Paus di Perairan Gorontalo
4 Fakta Tentang Taman Nasional Gunung Rinjani, UNESCO Geopark Dunia Terbaru
 


Topic

#travel

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.