Health & Diet
Angka Kematian Wanita Hamil di Indonesia Tertinggi di ASEAN

20 Mar 2017


Foto:Pixabay
 
“Kematian tertinggi justru terjadi di fasilitas kesehatan. Persiapan dari kehamilan menuju persalinan perlu dikuatkan. Misalnya, adakah rumah singgah yang berdekatan dengan fasilitas kesehatan untuk ibu-ibu dengan kehamilan berisiko?” ungkap Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek, Selasa (14/3), di acara keberhasilan penyelesaian program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) di 6 provinsi di Indonesia, hasil kerja sama pemerintah dengan U.S. Agency for International Development (USAID).

Data PBB dan hasil Survei Intercensal untuk Indonesia (2015) mengungkap, kematian wanita hamil di Indonesia tertinggi di ASEAN, yaitu 42 kematian  tiap harinya. Saat ini, dengan Angka Kematian Ibu (AKI) 305/100.000 kelahiran hidup, pemerintah harus menurunkannya menjadi 71/100.000 kelahiran hidup, sesuai target SDGs di tahun 2030.

Baca juga:
Hari Penyakit Langka: Perjuangan Panjang Mendapatkan Obat Penyakit Langka
Jangan Menikah dengan Orang dari Garis Keluarga Dekat untuk Hindari Penyakit Langka Genetis Pada Bayi
Dua Vaksin Gratis dari Pemerintah di Tahun 2017


Melalui program Emas yang berjalan sejak 2011, lebih dari 500.000 ibu melahirkan di fasilitas kesehatan yang didukung EMAS, dan 100.000 ibu dan bayi baru lahir, yang sebelumnya tidak dapat dijangkau, bisa mendapat tindakan penyelamatan. (f)

Naomi Jayalaksana


Topic

#Kehamilan