Career
Menghadapi Dunia Kerja Di Masa Mendatang

6 Nov 2018


Foto: Pixabay
 
Dunia kerja sudah berubah. Gaya pekerja saat ini tidak bisa disamakan dengan gaya pekerja sepuluh tahun yang lalu. Metode pelaksanaan kerja yang sudah berbeda secara tidak langsung membuahkan hasil yang berbeda pula.

Teknologi mejadi salah satu faktor membawa banyak perubahan yang cukup signifikan. Perubahan ini juga mengubah cara pandang para pekerja dalam menyikapi dunia kerja. Lantas, seperti apa sebenarnya dunia kerja di masa mendatang?

Chief Marketing Officer/Head of Group Marketing ISS World Services Peter Ankerstjerne, yang juga Anggota Dewan Penasihat Asosiasi International Facility Management  memaparkan, dunia kerja akan penuh dengan ketidakpastian (volatile), kompleks, dan ambigu. Di itu dipicu oleh kemajuan teknologi. Ia mengungkapkan teknologi baru, analisis data, dan media sosial berdampak sangat besar terhadap cara orang berkomunikasi, berkolaborasi, dan bekerja.

“Saat ini, dunia kerja berisi orang-orang dari generasi yang berbeda. Tenaga kerja yang tersedia akan semakin beragam dan jam kerja akan semakin panjang. Jenjang karir tradisional akan segera menjadi masa lalu. Selain itu, jenis pekerjaan juga akan semakin beragam dan bersifat mobile, diiringi dengan meningkatnya kebutuhan terhadap tenaga kerja spesialis,” katanya di hadapan sekitar 100 orang eksekutif senior dalam acara ISS Business Forum: The Workplace of The Future yang digelar pada Januari 2018 lalu.

Kemajuan inovasi teknologi yang begitu pesat dan pengaruh gaya hidup generasi millenial yang semakin kuat telah mengubah lanskap bisnis dunia, dan berdampak nyata terhadap beragam industri maupun cara serta tempat bekerja yang tak lagi sebatas fasilitas, namun sebuah pengalaman.

Menurutnya, tempat bekerja akan semakin banyak ditemukan di tempat umum seperti kafe atau kedai kopi, ruang kerja virtual (co-working space), bahkan juga di rumah. 

Senada dengan aspirasi dunia kerja ideal, generasi Milennial menginginkan fleksibilitas yang lebih besar untuk mengakomodasi jadwal mereka sendiri dan tertarik untuk bekerja di luar kantor karena mereka dapat tetap terhubung dengan dukungan teknologi. Keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan menjadi lebih penting bagi mereka.

Masih banyak perubahan-perubahan cara kerja maupun skill-skill baru yang perlu dikuasai untuk kebutuhan dunia kerja di masa mendatang.

Terkait dengan perubahan yang terjadi di dunia kerja, Indonesian Women’s Forum (IWF) 2018, yang diinisiasi oleh Femina Group, akan mengangkat tema The Future of Work di hari kedua perhelatan yang berlangsung pada 9 November 2018 di Artpreneur Ciputra, Jakarta.

“IWF 2018 ini akan membuka cakrawala baru itu, bersama-sama memulai mindset baru dan menawarkan keterampilan dan cara baru untuk berhasil di dunia karier dan usaha saat ini dan di masa depan,” kata Petty S. Fatimah, Pemimpin Redaksi dan Komunitas Femina.

Acara ini diharapkan menjadi ajang untuk menavigasi wanita untuk kehidupan yang lebih baik dengan teknologi sebagai enabler, mendorong wanita untuk mandiri secara ekonomi, dan mendapatkan inspirasi serta menyalurkan aspirasi. Acara ini juga menjadi gambaran dan pemandu, apa yang harus disiapkan wanita karier saat ini untuk masa depan. (f)

Emiliana Candra (Kontributor)

Baca Juga: 
Mencari Ilmu Bisnis Lewat Seminar Dan Mentoring


Penting untuk Orang Tua Masa Kini, Ini 4 Soft Skill Utama yang Perlu Dimiliki Anak Agar Mampu Bersaing dengan Teknologi Robot Cerdas

Robot dengan Kecerdasan Buatan Siap Menggantikan Para Pekerja, Siapkah Anda?
 


Topic

#dunia kerja, #budaya kerja, #profesionalisme, #iwf2018, #indonesianwomensforum18

 

polling
Pertimbangan Dalam Memilih Kartu Kredit

Belakangan ini bank makin kreatif dan gencar dalam meluncurkan kartu kredit. Mereka pun bersaing memberikan berbagai fasilitas untuk menggaet pengguna baru.